Sejak dicanangkan Kabupaten Sleman menuju Layak Anak pada 2 tahun yang lalu, upaya pemahaman kepada masyarakat terus dilakukan. Hal tersebut disampaikan Dra. Suyamsih, M.Pd pada dialog interaktif pada acara Teras Yogya di Yogya TV (8/4).

Selain Suyamsih, pada kesempatan tersebut hadir pula narasumber dr. Nurulhayah,M.Kes Kepala Badan KBPMPP Kabupaten Sleman.Lebih lanjut Suyamsih mengatakan bahwa pada saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen memenuhi hak-hak Anak yang tertuang dalam 5 kluster hak Anak. Terkait dengan pemenuhan hak sipil Anak, khususnya kepemilikan Akte kelahiran saat ini akan diupayakan percepatan dengan cara menunjuk Pendamping Akte kelahiran di tingkat Desa, dengan surat edaran Bupati.
Pada kesempatan yang sama Nurulhayah mengungkapkan bahwa ke depan akan dilakukan strategi melalui cara setiap bayi yang lahir di Rumah Sakit, Puskesmas, Bidan dan tempat persalinan lainnya akan diupayakan pemberian akte kelahirannya sebelum bayi di bawa pulang.
Nurulhayah juga menyampaikan bahwa setiap bayi yang lahir di Sleman harus cerdas dan sehat secara alamiah serta mendapatkan Asi Esklusif dan Imunisasi dasar lengkap.

Suyamsih berharap dengan pengembangan KLA di Kabupaten sleman, anak-anak di Sleman dapat tumbuh berkembang secara optimal, memperoleh pendidikan yang layak dan terhindar dari tindak diskriminasi , eksploitasi , kekerasan dan perlakuan salah lainnya.Oleh karena itu pihaknya mengajak masyarakat luas untuk senantiasa melakukan hal yang terbaik bagi kepentingan anak