Sebanyak 50 orang yang terdiri dari Perangkat Desa, Kader dan Tokoh Masyarakat bertempat di Balai Desa Bimomartani Kecamatan Ngemplak pada Kamis siang (28/12) mengikuti Sosialisasi Desa Ramah Anak. Kegiatan ini merupakan inisiatif mandiri Desa Bimomartani yang bermaksud mewujudkan Desa Ramah Anak. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dan Fasilitator PATBM.
Sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju Desa Bimomartani Ramah Anak. Hal ini patut diapresiasi mengingat tumbuhnya kesadaran perlindungan dan pemenuhan hak anak berasal dari inisiatif mandiri. Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman menyambut baik tumbuhnya kesadaran akan arti penting perlindungan dan pemenuhan hak anak, terlebih lagi Desa memiliki potensi dan sumberdaya dalam mewujudkannya.
Narasumber dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman menyampaikan gambaran umum tentang bagaimana dan hal-hal apa saja yang harus dipenuhi dalam mewujudkan Desa Ramah Anak, antara lain : Pemahaman Hak Anak, Profil Anak Desa, Gugus Tugas Desa Layak Anak, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Forum Anak Desa dan Ruang Bermain Ramah Anak. Selanjutnya dari Desa Ramah Anak muara yang diharapkan adalah terwujudnya Keluarga Ramah Anak di Desa Bimomartani.
Bapak Nyadi Kasmoredjo selaku Fasilitator PATBM lebih banyak mengajak peserta untuk melakukan studi kasus. Peserta diajak memetakan permasalahan anak, akar permasalahan dan siapa saja pihak-pihak yang harus bertanggungjawab dalam perlindungan anak. Melalui studi kasus diharapkan pemahaman peserta tentang Desa Ramah Anak menjadi lebih jelas. Tidak diragukan lagi baik pihak Desa, Kader maupun Tokoh Masyarakat tanpa adanya lembaga khusus telah melaksanakan perlindungan anak. Namun, satu hal yang menjadi catatan yaitu berulangnya kasus kekerasan terhadap anak terjadi dikarenakan upaya perlindungan anak belum dilaksanakan secara terstruktur dan terlembaga sehingga kurang maksimal.
Sebagai langkah tindak lanjut dari Sosialisasi Desa Ramah Anak, selanjutnya di Desa Bimomartani berkenan untuk segera dibentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak serta Forum Anak Desa. Dibentuknya lembaga-lembaga tersebut diharapkan dapat mewujudkan Desa Bimomartani Ramah Anak.



