Komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap Pengembangan Program Kabupaten Layak Anak, kian hari semakin mantap dan nyata.
Keberadaan Forum Anak Kabupaten Sleman (FORANS) yang telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Badan KBPPPA Kabupaten Sleman Nomor: 436/12a/Kep.Ka.BKBPPPA/2011 tanggal 8 Februari 2011, dan telah dikukuhkan oleh Bupati Sleman pada tanggal 26 Oktober 2011, telah turut memberikan warna dalam proses pembangunan di Kabupaten Sleman.
Suara, aspirasi, kebutuhan dan kepentingan anak mulai didengar dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam setiap proses pembangunan, khususnya terhadap kebijakan yang berhubungan dengan kepentingan anak.
Terbukti dalam musrenbang tahun 2012 ini, pemerintah Kabupaten Sleman telah mengikutsertakan anak-anak yang terwadahi dalam Forum Anak Sleman (FORANS) untuk turut berpartisipasi dalam proses penuyusunan Renja tahun 2013.
Dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak, sekaligus sebagai implementasi Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 03 Tahun 2011 tentang Kebijakan Partisipasi Anak Dalam Pembangunan, secara mantap dan nyata maka tahun 2012 ini Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi Pembentukan Forum Anak Kecamatan di 17 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sleman.
Kegiatan Pembentukan Forum Anak Kecamatan dilaksanakan secara road show sejak tanggal 24 April 2012 berawal di Kecamatan Mlati dan Kecamatan Seyegan, dan akan berakhir pada tanggal tanggal 10 Mei 2012 di Kecamatan Kalasan dan Kecamatan Prambanan. Pembentukan Forum Anak Kecamatan diikuti oleh 30 anak yang berasal dari perwakilan tiap desa yang ada di wilayah kecamatan yang bersangkutan.
Prosesi pembentukan Forum Anak di 17 Kecamatan dikemas dalam paket yang sama oleh Joko Sukamto (Josuke) dari Fasilitator Anak Nasional bersama Anak-anak dari Forum Anak Sleman (FORANS) selaku fasilitator dalam kegiatan ini. Diawali dengan upacara pembukaan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, Penciuman Bendera Merah Putih, dan penyematan atribut peserta secara simbolis.
Selanjutnya adalah Game Keakraban, dimaksudkan agar anak-anak saling kenal satu sama lain, dan enjoy mengikuti kegiatan. Sesi berikutnya Fasilitator Anak berbagi informasi sekilas tentang manfaat dan pentingnya Forum Anak, juga tentang Profil Forum Anak Sleman.
Anak-anak semakin antusias pada sesi “musyawarah anak dan presentasi”. Mereka berlatih menyampaikan ide dan pendapat sebagai bentuk partisipasi mereka dalam proses pembangunan di wilayahnya. Hasil presentasi mereka menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada Camat setempat.
Sesi berikutnya adalah Pemilihan Pengurus dan Kesepakatan Nama Forum Anak. Pada sesi ini anak-anak belajar menjalankan proses demokrasi. Setelah pengurus terbentuk dan nama forum anak disepakati, sesi selanjutnya adalah pengukuhan oleh Camat setempat dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” dan penutupan secara resmi, diakhiri dengan foto bersama dan sayonara.
Sampai dengan berita ini dipublis, telah terbentuk 11 Forum Anak Kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman. Masing-masing adalah FANTASTI (Forum Anak Kecamatan Mlati), FASEGA (Forum Anak Kecamatan Seyegan), FORAMPEL (Forum Anak Kecamatan Tempel), FORAM (Forum Anak Kecamatan Ngemplak), FORAMI (Forum Anak Kecamatan Minggir), FOUND (Forum Anak Kecamatan Depok), FORGA (Forum Anak Kecamatan Gamping), FORANGO (Forum Anak Kecamatan Godean), FONAPA (Forum Anak Kecamatan Pakem), FORBA (Forum Anak Kecamatan Berbah), FORANCA (Forum Anak Kecamatan Cangkringan).
Forum Anak Kecamatan dimaksudkan sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan.
Hal tersebut sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang nasional dimana pemerintah akan membentuk dan mengembangkan wadah-wadah partisipasi anak. Forum anak merupakan salah satu bentuk wadah partisipasi anak yang difasilitasi pemerintah.
Sleman telah mengawali untuk Indonesia, semoga langkah ini segera diikuti oleh Kabupaten/Kota lain.
